Di awal, hal ini tampaknya akan sulit dilakukan. Mengingat semakin banyak anak, pasti akan membuat kondisi menjadi kurang kondusif. Namun, setidaknya kondisi ini akan membuat anak merasa nyaman belajar, sehingga sedikit demi sedikit mereka akan semakin lancar membaca Al-Qur’an.
Ketika belajar, anak-anak sangat membutuhkan pendampingan dari orang dewasa. Termasuk dalam kegiatan belajar mengaji Anak. Di sini peran Ayah Bunda sangat diperlukan agar anak-anak senantiasa memiliki teladan yang bisa dicontoh.
Bayangkan, jika Anak dibiarkan untuk belajar sendirian. Ketika ia mengalami kesulitan, siapa yang mampu membantunya? Jika seperti ini, sudah pasti anak-anak akan cepat bosanbosan, Makanya kami KKNS 04 STAMIDIYA membuat contoh terhadap orang orang tua mereka.
Oleh sebab itu, dalam aktivitas belajar mengaji Anak, setiap kali ia mengalami perkembangan yang positif, Ayah Bunda bisa memberikan hadiah kepadanya. Tidak perlu sesuatu yang mewah atau muluk-muluk, sekadar memasakkan makanan favoritnya pun sudah cukup.
Di sisi lain, jika Anak melanggar aturan belajar yang ditetapkan, Ayah Bunda juga bisa memberikan hukuman. Hal ini demi melatih Anak agar senantiasa disiplin. Namun, perlu digarisbawahi bahwa hukumannya harus mendidik dan tidak membuat Anak trauma ya.
Jurnalis; Aniatur Rohimah
Editor ; Syakur ss



0 Komentar